Banyakorang berputus asa atas masalah yang ia hadapi. Bahkan tak jarang orang berpikir untuk mengakhiri hidup karena tak kuasa menanggung pencobaan. Padahal, dalam ayat Alkitab tentang putus asa Tuhan sudah mejelaskan bahwa kita tidak boleh melakukannya. Kita harus tetap semangat dan meyakini bahwa Tuhan ada bersama kita untuk menolong di
— Inspirasi dan semangat untuk terus maju bisa datang dari mana saja, termasuk dari pengalaman orang lain yang pernah mengalami suatu peristiwa yang sulit. Melalui kampanye Titik Balik yang digagas perusahaan asuransi Manulife, terkumpul lebih dari kisah nyata perjuangan hidup yang bisa kita jadikan cermin dan semangat untuk memiliki semangat yang dari kisah inspiratif yang dikumpulkan sejak bulan September - November 2013 tersebut menunjukkan bahwa sesulit apa pun tantangan yang dihadapi, kita harus bangkit dan pantang berputus asa. Kisah-kisah titik balik tersebut telah menjadi bukti bahwa tak ada yang tak mungkin untuk mengubah jalan hidup kita. "Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Dari kisah-kisah nyata ini bisa diambil benang merah bahwa ada dua hal yang sering menjadi masalah masyarakat Indonesia, yakni biaya kesehatan dan pendidikan," kata Nelly Husnayati, Vice President Director & Chief Agency PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, dalam acara penutupan kampanye Titik Balik di Jakarta 5/12/2013.Ditambahkan oleh Alexander Sriewijono, psikolog yang terlibat dalam kampanye ini, kisah-kisah yang terkumpul itu bukanlah sekadar kisah mengasihani diri sendiri, tetapi kisah yang bisa membuat orang lain terinspirasi atau mendapatkan sesuatu. "Meski cerita-cerita tersebut bukan cerita teman kita, tapi kita bisa merasakan energinya. Kita bisa merasakan apa yang pernah ditangisi atau diteriakkan para penulis cerita itu ketika mereka frustrasi dalam masalahnya," kata menambahkan, setiap hal yang terjadi dalam hidup kita memiliki energi. Yang menjadikan energi itu positif atau negatif adalah reaksi kita sendiri. "Yang penting bukan apa yang terjadi, tapi bagaimana kita bereaksi. Biasanya mungkin kita hanya menyalahkan keadaan, tapi orang-orang yang berbagi kisah ini telah membuat reaksi yang positif akan kondisi mereka yang sedang terpuruk," sekitar kisah yang dimasukkan dalam situs Fan Page Manulife di Facebook, terpilih tiga kisah hidup yang dianggap paling menginspirasi, yakni kisah yang ditulis oleh Nining Warningsih, Harbi Hanif, dan Gracie Melia Christanto. Nining dan Harbi berjuang keras untuk keluar dari kesulitan ekonomi demi menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan keyakinan akan masa depan keluarga yang baik. Sementara itu, Gracie menceritakan titik balik yang terjadi dalam hidupnya ketika ia harus menerima kenyataan putri pertamanya menderita gangguan kesehatan serius akibat virus rubella sehingga mengalami gangguan pada motorik kasar dan juga motorik halus. Namun, ia tidak meratapi nasibnya. Ia bangkit dan merawat buah hatinya sehingga di usianya yang ke-18 bulan putri kecilnya itu sudah banyak mengalami Felicia Gunawan, Head Corporate Communiation and Public Relation PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, ketiga kisah tersebut memenuhi kriteria adanya unsur titik balik, semangat juang untuk terus maju serta adanya kemampuan untuk bangkit di saat hidup berada dalam titik terendah. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.001Kisah Teladan Islam. by smansa tinsel. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Dakwa. by Harisatun Isma. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. teknik penerapan akidah dalam pembentukan tingkahlaku kanak
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Manusia dalam mengarungi hidup di dunia akan selalu mengalami berbagai hal dalam hidupnya. Hal - hal yang ditemui manusia dalam hidupnya tersebut sangat mempengaruhi tindakan dan sikap manusia baik terhadap dirinya sendiri, orang lain maupun alam atau lingkungan. Hal - hal yang ditemui manusia dapat yang dianggap baik ataupun buruk oleh manusia, tetapi tidak selamanya hal -hal yang baik atau buruk tadi selalu datang kepada manusia memang ditakdirkan akan mempunyai hidup yang tidak akan pernah sama dari awal hingga akhir, akan selalu ada perubahan yang akan dialami oleh manusia. Istilah yang sering di gunakan untuk kondisi ini adalah Life is never flat . Hal ini memang sudah ditakdirkan oleh Alah SWT, Tuhan YME bahwa hidup manusia di dunia adalah untuk mencari bekal bagi kehidupan yang abadi di akhirat kelak. Tentu saja dalam mencari bekal tersebut akan menemui berbagi rintangan, halangan, ancaman, gangguan ataupun hal - hal yang kurang baik sebagai ujian bagi manusia. Namun bersamaan dengan itu tetap selalu ada peristiwa - peristiwa yang membahagiakan yang akan dinikmati oleh manusia dalam hidup di dunia. Kehidupan yang nyaman memang menjadi dambaan setiap manusia di dunia, namun tidak selamanya kenyamanan tadi dimiliki oleh manusia. Bahkan bisa jadi dalam kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang sebenarnya orang tadi memiliki berbagai masalah. Aneh memang, bagaimana bisa seseorang yang memiliki berbagai masalah tetapi bisa merasakan kenyamanan hidup, tapi sebenarnya hal ini tidak hanya dirasakan oleh satu orang, bahkan sangat banyak orang yang merasakan ini, mungkin juga termasuk yang menyebabkan orang yang mempunyia banyak masalah, namun tetap merasakan kenyamanan hidup ? Padahal banyak juga kisah yang menceritakan orang - orang yang memiliki masalah banyak terjerumus dalam jurang hidup yang sangat dalam. Manusia sebenarnya akan selalu bisa menyelesaikan masalah yang menimpa pada dirinya karena memang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Hal ini jelas termuat dalam firman-Nya yang kurang lebih berarti Allah tidak akan memberi cobaan masalah kepada manusia melebihi kemampuan yang dimiliki oleh manusia. Hal ini sangat jelas dan mudah dipahami, bahwa Allah SWT selaku Sang Khalik paling mengetahui kondisi seseorang sehingga beban yang ada pada orang tersebut pasti sudah sesuai dengan kemampuannya. Namun demikian, banyak manusia yang tidak menyadari akan hal ini. Mereka lebih banyak merasa bahwa hidupnya sudah tidak berarti lagi atau memilih jalan yang salah dalam menyelesaikan masalah yang ada pada dirinya. Mereka tidak mau bersabar, mereka hanya berusaha mencari jalan yang singkat walaupun orang - orang yang meyakini ketetapan Allah, maka betapapun banyaknya masalah yang dihadapi, mereka tetap sabar. Mereka berkeyakinan bahwa suatu saat masalah - masalah mereka akan berakhir, disertai dengan usaha yang baik, doa selalu dipanjatkan serta kesabaran hati yang teguh. Mereka ini yang akan tetap merasakan kenyamanan dalam hidup walaupun terlihat bahwa mereka mempunyai banyak masalah. Namun bagi mereka masalah tersebut ibarat ujian untuk mendapatkan kenaikan kualitas hidup mereka. Bukankan seseorang yang sedang menghadapi ujian pada dasarnya mereka sedang berusaha meningkatkan kualitas mereka, seperti siswa SD yang sedang ujian adalah tujuannya agar mereka bisa naik kelas atau lulus dan melanjutkan ke SMP . 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya
Sikap putus asa adalah sikap yang tidak terpuji dalam agama Islam, karena orang yang memiliki sikap putus asa adalah orang-orang yang tidak memiliki kesabaran dan ketabahan disaat menghadapi musibah ataupun kesulitan dalam hidupnya. Sikap putus asa ini selalu menimbulkan kerugian terhadap orang yang mempunyai sikap putus asa tersebut maupun orang-orang yang ada di sekelilingnya. Bahkan yang lebih fatalnya lagi, orang yang memiliki sikap putus asa bisa sampai bunuh diri. Sebab orang tersebut sudah merasa bahwa tidak ada lagi jalan keluar atau solusi terhadap kesulitan yang dihadapinya. Agama Islam jelas melarang sikap putus asa tersebut, sebab putus asa termasuk sikap orang yang sesat. sebagaimana firman Allah swt. menjelaskan dalam Al-Qur'an, yang artinya, "Dia Ibrahim berkata 'Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat.'" QS. Al-Hijr 56 Allah menciptakan dunia sebagai ujian bagi manusia. Sebagaimana sifat ujian itu sendiri, terkadang Dia menguji manusia dengan kesenangan, terkadang dengan penderitaan. Orang-orang yang menilai berbagai peristiwa tidak berdasarkan al-Qur’an tidak mampu menafsirkan secara tepat berbagai peristiwa tersebut, kemudian menjadi bersedih hati dan kehilangan harapan. Padahal Allah mengungkapkan rahasia penting dalam al-Qur’an yang hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang benar-benar beriman. Rahasia tersebut dijelaskan sebagai berikut Dalam surat Al Insyirah, Allah Ta’ala berfirman, فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” QS. Al Insyirah 5 Ayat ini pun diulang setelah itu, إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” QS. Al Insyirah 6 Sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah dalam ayat ini, apa pun bentuk penderitaan yang dialami seseorang atau bagaimanapun situasi yang dihadapi, Allah menciptakan sebuah jalan keluar dan memberikan kemudahan kepada orang-orang yang beriman. Sesungguhnya, orang yang beriman akan menyaksikan bahwa Allah memberikan kemudahan di dalam semua kesulitan jika ia tetap istiqamah dalam kesabarannya. Dalam ayat lainnya, Allah telah memberi kabar gembira berupa petunjuk dan rahmat kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa kepada-Nya “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkannya.” ath-Thalaq 2-3. Allah tidak membebani seseorang di luar kemampuannya, sebab setiap kesulitan yang dihadapi itu merupakan ujian atau cobaan untuk orang-orang yang beriman. Ujian yang diberikan Allah pada intinya tidak ada di luar batas kemampuan kita. Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha adil, menjadikan kemudahan dalam segala sesuatu dan menguji manusia sesuai dengan batas-batas kekuatan mereka. Shalat yang diperintahkan Allah untuk dikerjakan manusia, kesulitan-kesulitan yang Dia ciptakan untuk mengujinya, tanggung jawab yang Dia bebankan kepada manusia, semuanya sesuai dengan kemampuan seseorang. Ini merupakan kabar gembira dan menentramkan bagi orang-orang beriman, dan merupakan wujud dari kasih sayang dan kemurahan Allah. Allah menceritakan rahasia ini dalam beberapa ayat sebagai berikut “Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih ber-manfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesang¬gupan-nya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil kendatipun dia adalah kerabatmu, dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.” al-Anam 152. “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, Kami tidak memikul-kan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekadar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.” al-Araf 42. “Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.” al-Mu’minun 62.
oExg.