Beritadan foto terbaru Lokasi Wisata di Solo - 8 Tempat Wisata di Solo yang Cocok untuk Liburan Sekolah, Bisa Tambah Wawasan dan Instagramable. Rabu, 3 Agustus 2022; Cari. Network. Dulu Jadi Lokasi Esek-esek Banyak Ditemukan Kondom, Kini Tujuan Healing Semenjak dibangun, Bendung Karet Tirtonadi Solo di Kali Anyar menjadi lokasi andalan SRAGEN – Penataan kawasan Gunung Kemukus menjadi wisata yang ramah untuk keluarga terus dilakukan. Anggaran Rp 60 miliar digelontorkan pemerintah pusat. Seperti apa kondisinya terkini? Gunung Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen kerap dituding kawasan negatif lantaran banyak terjadi ritual esek-esek. Namun perlahan upaya menghilangkan stigma yang negatif itu terus dilakukan. Pengelola Wisata Gunung Kemukus, Suparno menyampaikan, pada bulan Ramadan lalu pengunjung menurun drastis. Bahkan pada malam Jumat di pekan pertama Ramadan hanya dikunjungi sekitar 14 peziarah. Padahal sebelum pandemi bisa hampir pengunjung. ”Kebetulan awal bulan puasa ini sepi. Selain karena pandemi, juga akibat kondisi alam. Kebetulan saat itu hujan,” terang Suparno ditemui beberapa waktu lalu. Soal revitalisasi kawasan wisata Gunung Kemukus, lanjut Suparno, saat ini sedang tahap penyelesaian. Seperti pembangunan gapura selamat datang, kantor, tiketing, penataan sendang, taman, terminal, kios pedagang hingga area makam Pangeran Samodra. Tiap spot pekerjaan tergarap antara 10 – 50 persen. ”Tentu saja masih dikerjakan dan berproses. Kita harapkan Oktober 2021 ini bisa selesai semua,” ujar Suparno. Perihal revitalisasi ini, Suparno berharap ke depan stigma negatif Gunung Kemukus sebagai lokasi esek-esek terkikis. Karena pekerjaan merubah sudut pandang soal bayangan Gunung Kemukus yang dikenal sebagai tempat kencan dan mencari pesugihan bukan tugas pengelola saja. Namun semua pihak termasuk elemen masyarakat. Bahkan, pemerintah pusat, provinsi, dan daerah pun sudah bersinergi. ”Buktinya semua mendukung dari pemerintah pusat sampai daerah, anggaran juga lebih dari Rp 60 miliar. Ditunjuang transportasi BRT dari Trans Jateng,” terangnya. Suparno menjelaskan nantinya setelah revitalisasi Gunung Kemukus, belum ada rencana penambahan biaya tiket masuk. Sementara ini masih seperti pada umumnya, yakni Rp untuk hari biasa. Sedangkan jika ada event atau hari tertentu saat ramai, harga sedikit berbeda. Pihaknya menyampaikan potensi pengembangan kawasan Kemukus perlu lebih ditingkatkan lagi. Tapi masih ada kendala karena sebagian yang masuk kawasan ada yang masih menjadi tanah warga. Selain itu masih ada yang menempati kawasan sabuk hijau Waduk Kedung Ombo WKO. ”Revitaisasi Gunung Kemukus dengan menunjukkan perubahan yang signifkan diyakini bisa menarik wisatawan. Apalagi kucuran dananya tidak sedikit,” imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Disparpora Sragen Yusep Wahyudi menyampaikan, revitalisasi Gunung Kemukus ditargetkan selesai 2021 ini. Karena pandemi Covid-19 dari awal perbaikan 12 titik menjadi delapan titik. ”Terjadi pengurangan lokasi yang direvitalisasi, InsyaAllah selesai tahun ini,” ujarnya. Yusep menambahkan, meski sedang dilakukan revitalisasi, namun tetap terbuka untuk peziarah. Karena lokasi ziarah, kawasan tersebut tidak pernah ditutup seperti tempat wisata lainnya. Namun pengunjung yang berniat ziarah memang berkurang. Usai direvitalisasi, banyak infrastruktur yang berkembang. Jika dulu sekadar wisata ziarah, ke depan bisa ramah untuk dikunjungi keluarga. ”Stigma negatifnya harus berganti dan harus ramah untuk wisata keluarga,” din/adi SRAGEN – Penataan kawasan Gunung Kemukus menjadi wisata yang ramah untuk keluarga terus dilakukan. Anggaran Rp 60 miliar digelontorkan pemerintah pusat. Seperti apa kondisinya terkini? Gunung Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen kerap dituding kawasan negatif lantaran banyak terjadi ritual esek-esek. Namun perlahan upaya menghilangkan stigma yang negatif itu terus dilakukan. Pengelola Wisata Gunung Kemukus, Suparno menyampaikan, pada bulan Ramadan lalu pengunjung menurun drastis. Bahkan pada malam Jumat di pekan pertama Ramadan hanya dikunjungi sekitar 14 peziarah. Padahal sebelum pandemi bisa hampir pengunjung. ”Kebetulan awal bulan puasa ini sepi. Selain karena pandemi, juga akibat kondisi alam. Kebetulan saat itu hujan,” terang Suparno ditemui beberapa waktu lalu. Soal revitalisasi kawasan wisata Gunung Kemukus, lanjut Suparno, saat ini sedang tahap penyelesaian. Seperti pembangunan gapura selamat datang, kantor, tiketing, penataan sendang, taman, terminal, kios pedagang hingga area makam Pangeran Samodra. Tiap spot pekerjaan tergarap antara 10 – 50 persen. ”Tentu saja masih dikerjakan dan berproses. Kita harapkan Oktober 2021 ini bisa selesai semua,” ujar Suparno. Perihal revitalisasi ini, Suparno berharap ke depan stigma negatif Gunung Kemukus sebagai lokasi esek-esek terkikis. Karena pekerjaan merubah sudut pandang soal bayangan Gunung Kemukus yang dikenal sebagai tempat kencan dan mencari pesugihan bukan tugas pengelola saja. Namun semua pihak termasuk elemen masyarakat. Bahkan, pemerintah pusat, provinsi, dan daerah pun sudah bersinergi. ”Buktinya semua mendukung dari pemerintah pusat sampai daerah, anggaran juga lebih dari Rp 60 miliar. Ditunjuang transportasi BRT dari Trans Jateng,” terangnya. Suparno menjelaskan nantinya setelah revitalisasi Gunung Kemukus, belum ada rencana penambahan biaya tiket masuk. Sementara ini masih seperti pada umumnya, yakni Rp untuk hari biasa. Sedangkan jika ada event atau hari tertentu saat ramai, harga sedikit berbeda. Pihaknya menyampaikan potensi pengembangan kawasan Kemukus perlu lebih ditingkatkan lagi. Tapi masih ada kendala karena sebagian yang masuk kawasan ada yang masih menjadi tanah warga. Selain itu masih ada yang menempati kawasan sabuk hijau Waduk Kedung Ombo WKO. ”Revitaisasi Gunung Kemukus dengan menunjukkan perubahan yang signifkan diyakini bisa menarik wisatawan. Apalagi kucuran dananya tidak sedikit,” imbuhnya. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Disparpora Sragen Yusep Wahyudi menyampaikan, revitalisasi Gunung Kemukus ditargetkan selesai 2021 ini. Karena pandemi Covid-19 dari awal perbaikan 12 titik menjadi delapan titik. ”Terjadi pengurangan lokasi yang direvitalisasi, InsyaAllah selesai tahun ini,” ujarnya. Yusep menambahkan, meski sedang dilakukan revitalisasi, namun tetap terbuka untuk peziarah. Karena lokasi ziarah, kawasan tersebut tidak pernah ditutup seperti tempat wisata lainnya. Namun pengunjung yang berniat ziarah memang berkurang. Usai direvitalisasi, banyak infrastruktur yang berkembang. Jika dulu sekadar wisata ziarah, ke depan bisa ramah untuk dikunjungi keluarga. ”Stigma negatifnya harus berganti dan harus ramah untuk wisata keluarga,” din/adi
Setidaknya ada sekitar 47 lokasi prostitusi berkedok warkop yang ditemukan petugas di pasar tradisional tersebut.. Mengutip Kompas.com, penemuan lokasi prostitusi berkedok warung kopi ini pertama kali diungkap oleh Bupati Madiun, Ahmad Dawami.. Bupati Madiun yang akrab disapa Kaji Mbing ini mengungkap praktik prostitusi terselubung ini dengan
Sejumlah tempat wisata di Karawang sangat menarik untuk diekplorasi, terutama wisata alamnya. Selain curug atau air terjun, Karawang memiliki beberapa wisata pantai yang indah, serta jarang diketahui wisatan luar daerah. Wisata pantai di Karawang dapat menjadi pilihan alternatif saat berlibur di kota ini. Letaknya yang berada di pesisir pantai utara pantura Jawa Barat, menjadikan Karawang sebagai salah satu daerah dengan potensi wisata bahari yang besar. Sebagian besar wilayah pantai di Karawang banyak ditanami pohon mangrove. Habitat alami dari ikan glodok ini, menjadi daya tarik lain untuk memikat para pelancong untuk datang. Meskipun tidak sebagus pantai di Bali dan Lombok, pesona dan pemandangan laut pantura di Karawang masih cukup bagus. Misalnya, pengunjung dapat melihat dengan jelas cantiknya langit jingga pada saat matahari terbenam sunset di pantai-pantai Karawang. Jika Anda masih bingung pantai mana yang patut dikunjungi, rekomendasi daftar wisata pantai di Karawang berikut ini bisa jadi pilihan terbaiknya. Keindahan pantai-pantai tersebut dapat dijelajahi dan diabadikan dengan kamera ponsel Anda. Sebelum membahas rekomendasi daftar wisata pantai di Karawang, ada baiknya Anda memahami karakteristik pesisir pantura terlebih dahulu. Hal ini penting agar Anda tidak berkespektasi terlalu tinggi terhadap wisata pantai di Karawang. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya berikut ini. Karakteristik Pantai Utara Karawang Berdasarkan data pada tahun 2008 yang dipublikasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup DLH Provinsi Jawa Barat, garis pantai utara di provinsi ini membentang dari Kabupaten Bekasi sampai Kabupaten Cirebon. Panjangnya mencapai 354,2 km. Sedangkan untuk panjang garis pantai Karawang sekitar 57 km. Sementara itu, letak pesisir utara berhadapan dengan perairan dangkal laut Jawa, dengan kondisi pantai umumnya landai, kemiring antara 0,06% di wilayah Teluk Cirebon hingga 0,4% di kawasan Ujung Karawang. Rata-rata, pantai di utara pulau Jawa seperti Karawang memiliki pasir berwarna hitam agak kecoklatan. Dengan begitu, bisa dipastikan Anda tidak bisa menemukan pantai berpasir putih di pantura. Meskipun tak berpasir putih, pantai di Karawang dan wilayah pantura lainnya, tetap memiliki keunikannya sendiri. Sebab, wisata pantai tidak melulu tentang pasir putih. Hal-hal pendukung lain semisal keramahan masyarakat sekitar dan lezatnya kuliner seafood, menjadi nilai tambah lebih bagi pantai di pesisir utara Jawa. Di objek wisata Karawang, Anda bisa berkeliling melihat pemandangan laut pantura yang luas. Kemudian, Anda bisa menikmati semilir angin pantai sembari menyantap hidangan kuliner olahan laut khas Karawang. Merangkum dari berbagai sumber, berikut daftar 5 rekomendasi wisata pantai di Karawang yang nyaman dan bersih. Daftar Wisata Pantai di Karawang 1. Pantai Samudera Baru Di urutan pertama daftar objek wisata Karawangan khususnya pantai, adalah Pantai Samudera Baru. Lokasinya berada Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sungaibuntu, Kabupaten Karawang. Pasir pantainya juga cukup bersih, sehingga Anda bisa bersantai di tempat ini dengan nyaman. Daya tarik dan keunikan utama Pantai Samudera Baru adalah pemandangan laut Jawa yang luas. Tekstur pasirnya pun sangat lembut, Anda bisa melepas alas kaki dan berjalan-jalan di tepi pantai untuk merasakannya. Hembusan angin dan suara ombak yang cukup tenang di Pantai Samudera Baru, dapat membuat Anda betah berlama-lama di lokasi wisata ini. Selain itu, cobalah ajak teman dan keluarga untuk berwisata ke pantai ini. 2. Pantai Pondok Bali Ombak di Pantai Pondok Bali tidak terlalu besar, sehingga aman jika Anda ingin berenang di pantai ini. Pemandangan di area pantai ini cukup inda. Bila matahari terbenam, Anda dapat menyaksikan kecantikan langit oranye di pantai tersebut. Di beberapa sudut Pantai Pondok Bali sudah disediakan gazebo dan ada sejumlah warung milik warga setempat. Anda bisa memanfaatkannya untuk berlindung dari teriknya cahaya matahari. Waktu yang paling pas untuk datang ke Pantai Pondok Bali yaitu mulai pukul WIB. Sebab, cuacanya cukup teduh dan Anda bisa menikmati keindahan pantai ini dengan nyaman. Lokasi Pantai Pondok Bali berada di Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Letaknya tidak begitu jauh dari pusat kota Karawang. Untuk tiketnya, harganya sekitar Rp per orang. 3. Pantai Ciparage Pantai Ciparage ini merupakan objek wisata Karawang yang sangat unik. Berbeda dari pantai pada umumnya, di sini terdapat sebuah sungai yang aliran airnya langsung bermuara di laut Pantai Ciparage. Lingkungan di Pantai Ciparage masih terawat dan juga bersih. Anda bisa berlibur ke pantai ini dengan nyaman. Bisa dibilang, Pantai Ciparage merupakan surga tersembunyi di wisata Karawang. Pantai Ciparage berlokasi di Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 4. Pantai Sedari Objek wisata Karawang termurah dan bisa Anda kunjungi, salah satunya yakni Pantai Sedari. Berlokasi di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, harga tiket masuk di pantai tersebut hanya sebesar per orang. Fasilitas yang disediakan di Pantai Sedari cukup lengkap. Terdapat warung, tempat ibadah, dan kamar bilas. Jika tertarik memancing di tengah laut, Anda dapat menyewa perahu nelayan setempat. Pasir Pantai Sedari memang berwarna hitam, namun kondisinya cukup bersih ketimbang pantai-pantai lain di pantura. Lokasi ini sangat cocok untuk melepas penat Anda. 5. Pantai Wisata Mangrove Saat berkunjung ke Karawang, Anda tidak boleh melewatkan berwisata ke hutan Mangrove di dekat Pantai Sedari. Lokasinya berada di Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Untuk harga tiketnya relatif murah. Cukup membayar per orang, Anda bisa menjelajahi kawasan hutan mangrove di tempat ini. Selain berperan mencegah terjadinya abrasi, hutan mangrove di Karawang sudah menjadi eksosistem bagi hewan laut dan mikroorganisme kecil. Umumnya burung-burang laut seperti burung dara laut atau Chlidonias leucopterus dan jenis burung kuntul, akan membangun sarang sekaligus berkembang biak di kawasan ini. Kawanan burung laut yang hilir-mudik di atas langit itu, bisa difoto dengan kamera ponsel Anda. Mengunjungi kawasan hutan mangrove di Karawang, bisa menjadi pengalaman berharga untuk Anda. Demikian ulasan tentang rekomendasi wisata pantai di Karawang. Meski tidak berpasir putih, pantai-pantai dari daftar di atas tetap menarik untuk di kunjungi. Anda bisa pergi beribur dengan biaya yang sangat murah. Selain itu, sensasi meminum buah kelapa di tepi pantai sembari mendengar suara ombak, akan membuat pikiran Anda tenang dan rileks. Diantaranya ada sekitar 10 warung esek-esek yang tersebar di Kecamatan Leces, Tegalsiwalan, Kraksaan, Besuk, dan Paiton. Tak jarang warga sekitar lokasi mengadu, sehingga perlu ditindaklanjuti. “Potensi menggeliatnya pelanggan dan beroperasinya warung esek-esek cukup besar. Karenanya kami tetap berupaya mewujudkan ketertiban dan Jakarta - Beredar sebuah postingan di media sosial yang memperlihatkan sebuah sekolah pendidikan anak usia dini PAUD dalam video. Sekolah PAUD itu disebut berlokasi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat."WASPADALAH dalam memilih sekolah untuk anaknya! Silakan nilai sendiri dan cek langsung kebenarannya di Google," demikian cuitan akun cuitnesia, dilihat pada Jumat 18/2/2022.Akun tersebut memposting sebuah video yang menunjukkan hasil penelusuran PAUD Melati Kindergarden di Google. Ketika diklik ke pilihan 'photos', tampak ditemukan beberapa foto kondisi PAUD tersebut. Namun ada satu foto terselip yang menyita perhatian. Foto itu adalah foto seorang perempuan berambut panjang yang memakai tank top warna pink dan penelusuran di Google itu, foto tersebut diunggah oleh 'pemilik'. Hingga Jumat 18/2 kemarin, postingan tersebut sudah dilihat sebanyak tayangan, 15 retweet, dan 20 likes.[GambasTwitter]"Ini mah tempat esek2 berkedok Paud," ujar akun terku** mengomentari cuitan postingan itu terlihat, foto perempuan di-upload satu tahun yang lalu. Namun, ketika dilihat lagi di mesin pencarian Google, Sabtu 19/2/2022 hari ini, foto perempuan tersebut sudah konfirmasi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Fiernando mengatakan pihaknya bakal mengecek kebenaran postingan tersebut terlebih dahulu."Siap, kami cek, bakal kami selidiki," ujar Fiernando ketika dimintai konfirmasi, Jumat 18/2/2022.detikcom telah menghubungi nomor telepon PAUD Melati Kindergarden yang ada di Google, namun nomor tersebut tidak dapat dihubungi. detikcom juga mendatangi lokasi pada Sabtu 19/2/2022 pukul WIB, tetapi lokasi PAUD terkunci dan tidak ada orang di sudah mengecek ke lokasi PAUD tersebut. Simak temuan polisi di halaman juga Perancang Istana Negara Baru, Tak Mau Dibayar Malah Mau Menyumbang[GambasVideo 20detik] BERITATERKAIT: Diiming-imingi Uang 2000 Rupiah, Pria Paruh Baya di Tomohon Cabuli Gadis 11 Tahun Tiga Kali Ini Kondisi Terkini Menara Alfa Omega Tomohon 0share TOMOHON – Tidak jelasnya penggunaan resting area yang terletak di Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara tak jarang menjadikan lokasi ini sebagai tempat berbuat mesum
lokasi esek esek di karawang - Selamat datang di web kami. Pada saat ini admin akan membahas tentang lokasi esek esek di Esekesek jadi Wisata Religi Radar Karawang from pantainya juga cukup bersih, sehingga anda bisa bersantai di tempat ini dengan nyaman. Misalnya, dampak beralihfungsinya lokasi prostitusi boker, di jl raya bogor, kecamatan ciracas, jakarta timur menjadi sport centre. Petugas satreskrim polres purwakarta memeriksa mucikari online. lokasi esek esek di Esek Esek Di KarawangSayangnya, saat sampai di lokasi, sabtu siang 4/7/2020 tempat ini belum buka dan terlihat sepi. Menurut kabid humas polda sumbar kombes pol satake bayu, salon ms terletak di kecamatan padang barat. Anda ingin tahu lebih banyak tentang kami? Kalau mau lihat suasana disini nanti malam saja pak, karena bukanya mulai jam 6 sore wib sampai pagi dinihari, ujar monang salah seorang warga sekitar yang kebetulan membuka. Empat lokasi itu di antaranya di jalan tengah sawah kebonromo, ngrampal. lokasi esek esek di melakukan penyelidikan, polisi pun menggerebek lokasi tindak prostitusi itu pada jumat 10 januari mau lihat suasana disini nanti malam saja pak, karena bukanya mulai jam 6 sore wib sampai pagi dinihari, ujar monang salah seorang warga sekitar yang kebetulan membuka. Peta lokasi kabupaten karawang peta kecamatan kabupaten karawang berikut ini adalah daftar kecamatan dan kelurahan/desa di kabupaten karawang, provinsi jawa barat, indonesia beserta kode pos mereka. Penangkapan fs mucikari prostitusi online dilakukan pada sabtu, 20, agustus 2022 sekitar pukul satreskrim polres purwakarta memeriksa mucikari tersebut diketahui saat polda sumatra barat mengungkap praktik pelacuran di salon ms pada jumat 14/1. Menurut kabid humas polda sumbar kombes pol satake bayu, salon ms terletak di kecamatan padang barat. Kabupaten karawang terdiri dari 30 kecamatan, 12 kelurahan, dan 297 biru, kecamatan telukjambe baratSuasana di lokasi pun kondusif. Anda ingin tahu lebih banyak tentang kami? Misalnya, dampak beralihfungsinya lokasi prostitusi boker, di jl raya bogor, kecamatan ciracas, jakarta timur menjadi sport itu, dia sedang berada di sebuah hotel di tanjung priok, jakarta lain yang penulis peroleh dari lapangan, keberadaan wanita psk yang menjajakan diri ini, diduga sebagai akibat ditutupnya lokasi pelacuran liar di sejumlah tempat di jakarta. A blog about information and communication media of hiv/aids trends in indonesia. Sayangnya, saat sampai di lokasi, sabtu siang 4/7/2020 tempat ini belum buka dan terlihat kenikmatan sesaat dan mengjasilkan uang, lokalisasi banyak yang dibrantas pemerintah guna. Empat lokasi itu di antaranya di jalan tengah sawah kebonromo, ngrampal. Pasir pantainya juga cukup bersih, sehingga anda bisa bersantai di tempat ini dengan itulah pembahasan tentang lokasi esek esek di karawang yang bisa kami sampaikan. Terima kasih sudah berkunjung di website awak. biar tulisan yg beta periksa diatas memberikan untung bagi pembaca beserta melimpah orang yang telah berkunjung di website ini. beta berharap anjuran pada, seluruh kubu jatah peluasan website ini supaya lebih baik lagi.
PembangunanGOR Manente `Tabiar`, Lokasi Sering Dijadikan Tempat Esek-Esek. 17 Maret 2021 10:31 am. Bangunan GOR Manente Kecamatan Tahuna, yang belum lagi dilanjutkan. (Wani/MP) Dikatakannya, kebetulan lokasi GOR tepat berada di depan kantor Lurah Manente dan hanya bersebelahan jalan. PULUHAN tahun kawasan Gunung Kemukus sangat lekat dengan dunia hitam. Namun, citra buruk itu kini makin terkikis setelah dilakukan revitalisasi menjadi kawasan wisata ramah keluarga, The New Kemukus. Proses perubahan kawasan Gunung Kemukus ini tidak bisa dibilang instan. Butuh proses panjang. Mulai dari pendekatan persuasif kepada warga sekitar dan penghuni kawasan yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu itu. Transformasi wisata Gunung Kemukus menjadi The New Kemukus ini belum selesai. Masih banyak yang harus dibenahi. Baik sistem managemen pariwisata di Kemukus hingga stigma kawasan ini sebagai lokasi prostitusi terselubung yang belum sepenuhnya hilang. Termasuk kesadaran masyarakat Kemukus untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan objek wisata ini. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, wajah Gunung Kemukus memang sudah banyak berubah. Mulai dari akses gerbang masuk dari jalan raya, sudah ada penanda kawasan New Kemukus yang megah. Tiba di lokasi disambut jembatan Pangeran Samudro yang cukup panjang di atas sungai menuju Waduk Kedung Ombo WKO. Setelah melalui jembatan, langsung masuk ke kawasan dengan membayar tiket di pintu masuk kepada petugas jaga. Pada Ramadan, lokasi sekitar didatangi sejumlah warga sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa. Terutama spot foto yang memang saat ini menjadi tujuan utama. Perbaikan juga dilakukan menyeluruh dari kawasan Sendang Ontrowulan, hingga area makam. Namun akses menuju makam Pangeran Samudro kondisinya masih buruk. Belum ada perbaikan akes seperti di bagian bawah. Pantauan di beberapa lokasi yang dulu menjadi tempat karaoke, sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Terlihat dari luar beralih menjadi warung kopi atau makanan ringan. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada praktik prostitusi terselubung di kawasan itu. Petugas di The New Kemukus Marcellus Suparno mengatakan, sebelum adanya jembatan, pengunjung masuk lewat akses  penyeberangan perahu. Tarif penyeberangan saat itu Rp ”Penyeberangan dikelola perhubungan dan masyarakat. Pengunjung yang hadir tidak terlalu banyak. Setelah itu, 2017 dibangun jembatan di atas Kali Serang, pengunjung mulai ada peningkatan,” terangnya. Suparno mengatakan, karena wisata ziarah ke Pangeran Samudro tetap diizinkan, saat ini pengunjung naik 100 persen. Namun mereka yang datang tujuannya lebih beragam. ”Sekarang wisata keluarga dengan membawa anak-anak kecil sudah banyak yang datang. Ini bagus karena image negatif Gunung Kemukus sudah sangat berkurang. Namun pengunjung pada malam Jumat Pon sudah jauh berkurang,” ujarnya. Sebelum ada perbaikan, sebagian pengunjung tujuannya memang untuk berziarah ke makam Pangeran Samodro. Sosok ini merupakan tokoh besar pada masanya. Putra dari raja Kerajaan Islam Demak Bintoro. Namun sebagian memang masih ada yang memiliki tujuan negatif. ”Saya yakini sekarang sudah jauh berkurang karena memang sudah banyak diakses masyarakat umum. Mau macam-macam malu ketemu kerabat atau tetangga,” terangnya. Perubahan di kawasan Gunung Kemukus ini memang membawa dampak bagi pekerja hiburan malam di kawasan tersebut. Mereka mengeluhkan kondisi menjadi lebih sepi saat ini. Apalagi imbas dari pandemi Covid-19. Berdasarkan pantauan saat Ramadan ini, tidak terlihat tempat karaoke yang buka. Justru banyak penjual makanan ringan untuk ngabuburit yang cukup marak. Tetapi di beberapa lokasi masih terlihat botol-botol bekas minuman keras. Salah seorang pekerja dunia hiburan malam di Gunung Kemukus yang enggan disebut namanya mengatakan, kawasan di bawah sudah banyak dikunjungi wisatawan. Biasanya untuk acara keluarga. ”Bagian yang belum rampung di makam. Tapi yang di bawah sudah ramai. Apalagi kalau akhir pekan dan sore hari, untuk foto-foto keluarga,” terang perempuan yang kini menjaga sebuah warung. Perempuan yang mengaku berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut mengatakan, untuk kegiatan “esek-esek” di kawasan Kemukus juga berkurang drastis. Tempat untuk karaoke saat ini hanya beberapa saja yang buka. ”Memang sepi, kondisi akibat Covid-19. Sedangkan untuk peziarah untuk malam-malam tertentu juga masih banyak,” ujarnya. Soal pekerja hiburan malam, dia mengatakan, kebanyakan dari luar Sragen. Dengan kondisi saat ini juga tidak banyak yang datang dari luar daerah. ”Sulit juga yang mau sekarang. Kadang maunya itu cuma menemani bernyanyi, tapi nggak mau di-booking. Kalau seperti itu ya pelanggan yang nggak mau,” bebernya. din/bun/ria PULUHAN tahun kawasan Gunung Kemukus sangat lekat dengan dunia hitam. Namun, citra buruk itu kini makin terkikis setelah dilakukan revitalisasi menjadi kawasan wisata ramah keluarga, The New Kemukus. Proses perubahan kawasan Gunung Kemukus ini tidak bisa dibilang instan. Butuh proses panjang. Mulai dari pendekatan persuasif kepada warga sekitar dan penghuni kawasan yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu itu. Transformasi wisata Gunung Kemukus menjadi The New Kemukus ini belum selesai. Masih banyak yang harus dibenahi. Baik sistem managemen pariwisata di Kemukus hingga stigma kawasan ini sebagai lokasi prostitusi terselubung yang belum sepenuhnya hilang. Termasuk kesadaran masyarakat Kemukus untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan objek wisata ini. Pantauan Jawa Pos Radar Solo, wajah Gunung Kemukus memang sudah banyak berubah. Mulai dari akses gerbang masuk dari jalan raya, sudah ada penanda kawasan New Kemukus yang megah. Tiba di lokasi disambut jembatan Pangeran Samudro yang cukup panjang di atas sungai menuju Waduk Kedung Ombo WKO. Setelah melalui jembatan, langsung masuk ke kawasan dengan membayar tiket di pintu masuk kepada petugas jaga. Pada Ramadan, lokasi sekitar didatangi sejumlah warga sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa. Terutama spot foto yang memang saat ini menjadi tujuan utama. Perbaikan juga dilakukan menyeluruh dari kawasan Sendang Ontrowulan, hingga area makam. Namun akses menuju makam Pangeran Samudro kondisinya masih buruk. Belum ada perbaikan akes seperti di bagian bawah. Pantauan di beberapa lokasi yang dulu menjadi tempat karaoke, sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Terlihat dari luar beralih menjadi warung kopi atau makanan ringan. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada praktik prostitusi terselubung di kawasan itu. Petugas di The New Kemukus Marcellus Suparno mengatakan, sebelum adanya jembatan, pengunjung masuk lewat akses  penyeberangan perahu. Tarif penyeberangan saat itu Rp ”Penyeberangan dikelola perhubungan dan masyarakat. Pengunjung yang hadir tidak terlalu banyak. Setelah itu, 2017 dibangun jembatan di atas Kali Serang, pengunjung mulai ada peningkatan,” terangnya. Suparno mengatakan, karena wisata ziarah ke Pangeran Samudro tetap diizinkan, saat ini pengunjung naik 100 persen. Namun mereka yang datang tujuannya lebih beragam. ”Sekarang wisata keluarga dengan membawa anak-anak kecil sudah banyak yang datang. Ini bagus karena image negatif Gunung Kemukus sudah sangat berkurang. Namun pengunjung pada malam Jumat Pon sudah jauh berkurang,” ujarnya. Sebelum ada perbaikan, sebagian pengunjung tujuannya memang untuk berziarah ke makam Pangeran Samodro. Sosok ini merupakan tokoh besar pada masanya. Putra dari raja Kerajaan Islam Demak Bintoro. Namun sebagian memang masih ada yang memiliki tujuan negatif. ”Saya yakini sekarang sudah jauh berkurang karena memang sudah banyak diakses masyarakat umum. Mau macam-macam malu ketemu kerabat atau tetangga,” terangnya. Perubahan di kawasan Gunung Kemukus ini memang membawa dampak bagi pekerja hiburan malam di kawasan tersebut. Mereka mengeluhkan kondisi menjadi lebih sepi saat ini. Apalagi imbas dari pandemi Covid-19. Berdasarkan pantauan saat Ramadan ini, tidak terlihat tempat karaoke yang buka. Justru banyak penjual makanan ringan untuk ngabuburit yang cukup marak. Tetapi di beberapa lokasi masih terlihat botol-botol bekas minuman keras. Salah seorang pekerja dunia hiburan malam di Gunung Kemukus yang enggan disebut namanya mengatakan, kawasan di bawah sudah banyak dikunjungi wisatawan. Biasanya untuk acara keluarga. ”Bagian yang belum rampung di makam. Tapi yang di bawah sudah ramai. Apalagi kalau akhir pekan dan sore hari, untuk foto-foto keluarga,” terang perempuan yang kini menjaga sebuah warung. Perempuan yang mengaku berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut mengatakan, untuk kegiatan “esek-esek” di kawasan Kemukus juga berkurang drastis. Tempat untuk karaoke saat ini hanya beberapa saja yang buka. ”Memang sepi, kondisi akibat Covid-19. Sedangkan untuk peziarah untuk malam-malam tertentu juga masih banyak,” ujarnya. Soal pekerja hiburan malam, dia mengatakan, kebanyakan dari luar Sragen. Dengan kondisi saat ini juga tidak banyak yang datang dari luar daerah. ”Sulit juga yang mau sekarang. Kadang maunya itu cuma menemani bernyanyi, tapi nggak mau di-booking. Kalau seperti itu ya pelanggan yang nggak mau,” bebernya. din/bun/ria PROHABACO, DELISERDANG - Petugas Satpol PP Pemkab Deliserdang merazia kafe esek-esek di Jalan Veteran, Desa Helvetia dan Desa Maunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang. Saat merazia kafe esek-esek ini, ada adegan memalukan yang sempat terekam kamera petugas. Ada pasangan mesum yang sudah bau tanah tertangkap basah PertengahanSeptember 2016 kemarin lokalisasi itu sudah sempat dibongkar oleh tim gabungan Padahalterbilang sudah berumur, namun pria dan wanita itu tetap saja melakukan aksinya meski di siang hari. Saking keenakan, mereka tetap saja lanjut meski sedang diintip oleh petugas dari sebuah celah bangunan. Lokasi yang menjadi tempat mereka melakukan hubungan suami istri itu bak di sebuah gubuk, meski berkedok kafe. Q8EnT2.
  • qscd5i6xxy.pages.dev/307
  • qscd5i6xxy.pages.dev/5
  • qscd5i6xxy.pages.dev/263
  • qscd5i6xxy.pages.dev/101
  • qscd5i6xxy.pages.dev/239
  • qscd5i6xxy.pages.dev/108
  • qscd5i6xxy.pages.dev/450
  • qscd5i6xxy.pages.dev/61
  • lokasi esek esek di karawang